Masjid Jami' Jalan 26 Unit 1 Desa Perintis Jaya Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Provinsi Jambi

Articles by "Aturan"

Alhamdulillaah... Pada hari Jum’at malam Sabtu, 25-26 Mei 2018, mulai pada pukul 23.30 WIB sampai dengan jelang sahur sekitar pukul 04.00 WIB, Panitia Pembangunan Masjid Nurul Islam bersama beberapa Pengurus Masjid Nurul Islam serta dibantu oleh Remaja Masjid Nurul Islam telah bekerjasama dengan baik dalam melakukan instalasi / pemasangan speaker dalam Masjid Nurul Islam yang dipasang sebanyak 3 titik, yakni 2 (dua) buah di area atas bagian depan dalam masjid dan 1 (satu) buah speaker untuk bagian depan di atas pintu utama masjid.


Adapun speaker dalam di Masjid Nurul Islam digunakan untuk tadarus Al’qur’an, pujian, iqamah, dan kegiatan-kegiatan ibadah keagamaan setiap sholat fardhu 5 waktu, sedangkan speaker ke luar hanya digunakan untuk mengumandangkan adzan. Diharapkan dengan adanya penambahan speaker dalam ini, semakin memotivasi seluruh jama’ah Masjid Nurul Islam untuk senantiasa meningkatkan amalan ibadahnya... Semoga Allah SWT meridhoi kita semua... aamiin...



Tuntungan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Mushalla Pada Waktu Tertentu

Subuh :

·       Sebelum subuh boleh menggunakan pengeras suara paling awal 15 menit sebelum waktunya.
·       Pembacaan Al-Qur’an hanya menggunakan pengeras suara keluar.
·       Adzan waktu Subuh menggunakan pengeras suara ke luar.
·       Shalat subuh, kuliah subuh, dsb menggunakan pengeras suara ke dalam saja.

Dzuhur & Jum’at :

·       5 menit menjelang dzuhur dan 15 menit menjelang waktu jum’at diisi dengan bacaan Al-Qur’an yang ditujukan ke luar, demikian juga suara adzan.
·       Shalat, do’a, pengumuman, khutbah, menggunakan pengeras suara ke dalam Ashar,

Maghrib & Isya :

·       5 Menit sebelum adzan dianjurkan membaca Al-Qu’an.
·       Adzan dengan pengeras suara ke luar dan ke dalam.
·       Sesudah Adzan, hanya menggunakan pengeras suara ke dalam.

Takbir, Tarhim & Ramadhan :

·       Takbir Idul Fitri/Idul Adha dengan pengeras suara ke luar.
·       Tarhim do’a dengan pengeras suara ke dalam dan tarhim dzikir tak menggunakan pengeras suara.
·       Saat Ramadhan siang dan malam hari, bacaan Al-Qur’an menggunakan pengeras suara ke dalam.

Upacara hari besar Islam & Pengajian :

·       Pengajian dan Tabligh hanya menggunakan pengeras suara ke dalam, kecuali pengunjungnya meluber ke luar.

Aturan penggunaan pengeras suara antara lain :

• Pengeras suara luar digunakan untuk Adzan sebagai penanda waktu shalat.
• Pengeras suara dalam digunakan untuk do’a dengan syarat tidak meninggikan suara.
• Mengutamakan suara yang merdu dan fasih serta tidak meninggikan suara

Dasar Hukum Intruksi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor KEP/D/101/1978 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar, dan Mushalla (Instruksi Dirjen Bimas 101/1978)

MKRdezign

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget